Federasi sepak bola dunia, FIFA, menyatakan terus memantau perkembangan situasi di Iran setelah meningkatnya ketegangan geopolitik menyusul serangan militer yang dilancarkan oleh Amerika Serikat dan sekutunya. Konflik tersebut terjadi hanya beberapa bulan sebelum digelarnya Piala Dunia FIFA 2026, sehingga menimbulkan kekhawatiran mengenai dampaknya terhadap turnamen terbesar sepak bola dunia itu.
Ketegangan meningkat setelah serangan militer besar yang terjadi pada akhir Februari 2026. Situasi tersebut memicu kekhawatiran terkait keamanan, logistik perjalanan, serta kemungkinan kendala diplomatik bagi tim nasional Iran yang telah memastikan diri lolos ke putaran final Piala Dunia 2026.
Iran Sudah Lolos ke Piala Dunia 2026
Terlepas dari situasi politik yang memanas, tim nasional Iran tetap tercatat sebagai salah satu peserta resmi Piala Dunia 2026 setelah berhasil lolos melalui kualifikasi zona Asia. Dalam turnamen tersebut, Iran dijadwalkan berada di Grup G bersama Belgia, Selandia Baru, dan Mesir.
Rencananya, pertandingan fase grup Iran akan digelar di beberapa kota di Amerika Serikat, termasuk Los Angeles dan Seattle, yang menjadi bagian dari tuan rumah bersama bersama Kanada dan Meksiko.
FIFA Fokus Pastikan Turnamen Tetap Aman
FIFA sendiri menegaskan bahwa pihaknya belum mengambil keputusan apa pun terkait perubahan peserta dan masih memilih untuk memantau perkembangan situasi secara hati-hati. Organisasi tersebut juga menegaskan bahwa prioritas utama mereka adalah memastikan semua tim dapat berpartisipasi dan turnamen berlangsung dengan aman.
Selain itu, FIFA terus melakukan koordinasi dengan pemerintah dari tiga negara tuan rumah — Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko — guna memastikan kesiapan keamanan menjelang turnamen yang dijadwalkan berlangsung pada Juni hingga Juli 2026.
Kekhawatiran Soal Visa dan Logistik
Konflik geopolitik juga memunculkan potensi masalah lain, seperti proses visa bagi delegasi Iran serta mobilitas tim dan pendukung mereka ke Amerika Serikat, yang menjadi tuan rumah utama pertandingan. Hal ini menjadi salah satu aspek yang sedang dipantau secara serius oleh FIFA dan otoritas terkait.
Meski demikian, hingga saat ini belum ada indikasi bahwa Iran akan dicoret dari kompetisi. FIFA menegaskan bahwa mereka akan terus mengevaluasi situasi global sebelum mengambil keputusan apa pun yang berkaitan dengan partisipasi negara peserta.
