Ousmane Dembele menjadi bintang kemenangan Timnas Prancis saat menghadapi Norwegia pada laga terakhir Grup I Piala Dunia 2026. Penyerang PSG itu tampil tajam dengan mencetak tiga gol dan membantu Les Bleus menang telak 4-1.
Menariknya, meski sukses mencatat hattrick, Dembele mengaku belum sepenuhnya puas dengan penampilannya. Ia justru menilai kontribusinya pada pertandingan sebelumnya terasa lebih penting bagi tim.
Dembele Cetak 3 Gol dalam 32 Menit
Dembele tampil luar biasa sejak awal pertandingan. Ia mencetak tiga gol hanya dalam waktu 32 menit pada babak pertama dan membuat lini belakang Norwegia kesulitan mengimbangi kecepatan serta pergerakannya.
Performa tersebut membuat Dembele dinobatkan sebagai salah satu pemain paling menonjol dalam laga tersebut. Prancis pun sukses menutup fase grup dengan hasil sempurna dan memastikan diri sebagai juara Grup I.
Tetap Rendah Hati Meski Jadi Bintang
Walaupun menjadi pencetak hattrick, Dembele tidak ingin terlalu larut dalam pujian. Ia merasa masih ada beberapa hal yang bisa diperbaiki dari permainannya, terutama dalam pengambilan keputusan dan efektivitas di beberapa momen.
Sikap tersebut menunjukkan ambisi besar Dembele untuk terus berkembang. Bagi Prancis, mentalitas seperti ini tentu menjadi modal penting menjelang fase gugur Piala Dunia 2026.
Prancis Makin Percaya Diri
Kemenangan atas Norwegia menjadi sinyal kuat bahwa Prancis siap bersaing sebagai salah satu kandidat juara. Dengan lini serang yang semakin tajam, Les Bleus memiliki banyak opsi berbahaya selain Kylian Mbappe.
Performa Dembele juga memberi keuntungan besar bagi Didier Deschamps. Jika mampu menjaga konsistensi, Dembele bisa menjadi pembeda penting saat Prancis menghadapi lawan-lawan kuat di babak gugur.
Les Bleus Tatap Babak 32 Besar
Setelah menyapu bersih fase grup, Prancis kini akan fokus menghadapi babak 32 besar. Momentum positif ini diharapkan bisa terus berlanjut, terutama dengan semakin banyak pemain yang tampil dalam performa terbaik.
Dembele mungkin belum puas dengan dirinya sendiri, tetapi hattrick ke gawang Norwegia jelas menjadi bukti bahwa ia bisa menjadi salah satu senjata utama Prancis di Piala Dunia 2026.

