Ketegangan geopolitik antara Iran dan Amerika Serikat dalam beberapa waktu terakhir memunculkan spekulasi mengenai kemungkinan Iran tidak tampil di Piala Dunia FIFA 2026. Situasi ini menimbulkan pertanyaan besar: apa yang akan dilakukan FIFA jika salah satu peserta yang sudah lolos memutuskan mundur dari turnamen tersebut.
Iran sendiri sudah memastikan tiket ke putaran final Piala Dunia 2026 setelah menjadi juara Grup A pada kualifikasi zona Asia. Dalam undian resmi turnamen, Iran tergabung di Grup G bersama Belgia, Mesir, dan Selandia Baru, dengan seluruh pertandingan fase grup dijadwalkan berlangsung di Amerika Serikat.
Regulasi FIFA Jika Sebuah Tim Mundur
Dalam regulasi resmi turnamen, FIFA telah mengantisipasi kemungkinan sebuah tim tidak dapat berpartisipasi. Jika hal tersebut terjadi, FIFA memiliki kewenangan untuk menunjuk tim pengganti guna menjaga format kompetisi tetap berjalan sesuai rencana.
Biasanya, tim pengganti berasal dari runner-up jalur play-off kualifikasi atau tim dengan peringkat tertinggi yang belum lolos dari konfederasi yang sama. Dengan kata lain, pengganti Iran kemungkinan besar juga berasal dari zona Asia.
Jika penggantian tidak memungkinkan karena kendala waktu, visa, atau perjalanan, FIFA juga memiliki opsi lain seperti menyesuaikan komposisi grup atau mempertahankan jadwal dengan tim pengganti yang ditunjuk.
Kandidat Negara Pengganti
Dalam beberapa skenario yang dibahas, Uni Emirat Arab (UEA) disebut sebagai salah satu kandidat yang berpeluang menggantikan Iran karena menjadi tim dengan peringkat tertinggi yang gagal lolos langsung dari kualifikasi Asia.
Selain itu, Irak juga bisa masuk dalam perhitungan tergantung hasil jalur play-off antarbenua. Jika Irak berhasil lolos melalui jalur tersebut, maka peluang UEA untuk mengambil slot Iran bisa semakin terbuka.
Sikap FIFA Saat Ini
Meski berbagai spekulasi bermunculan, FIFA sejauh ini belum mengambil keputusan apa pun terkait partisipasi Iran. Organisasi sepak bola dunia itu menegaskan akan terus memantau perkembangan situasi global dan tetap berkomunikasi dengan pemerintah tiga negara tuan rumah — Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.
FIFA juga menegaskan bahwa fokus utama mereka adalah memastikan Piala Dunia 2026 tetap berlangsung aman dan semua tim yang telah lolos dapat berpartisipasi sesuai rencana

