Menjelang penyelenggaraan Piala Dunia FIFA 2026™ yang sebagian besar pertandingan akan berlangsung di Amerika Serikat, negara bagian New York mengambil langkah serius untuk menangani ancaman drone ilegal di ruang udara sebagai bagian dari persiapan keamanan besar-besaran. (turn0search8)
Gubernur Kathy Hochul mengumumkan bahwa New York akan menerima pendanaan federal sebesar sekitar US$17,2 juta (sekitar Rp260 miliar) yang dialokasikan melalui program grant pemerintah untuk mengidentifikasi, melacak, dan merespons drone yang terbang tanpa izin di sekitar lokasi acara besar seperti stadion Piala Dunia. Dana ini akan disalurkan kepada empat lembaga keselamatan publik utama di negara bagian tersebut.
Dana Ini Akan Digunakan untuk Apa?
Pendanaan tersebut akan dibagi ke beberapa instansi yang terlibat dalam pengamanan acara besar, yaitu:
• Polisi Negara Bagian New York (New York State Police)
• Departemen Kepolisian Kota New York (NYPD)
• Otoritas Pelabuhan New York & New Jersey (Port Authority)
• Metropolitan Transit Authority (MTA) yang menangani transportasi publik di kawasan New York.
Dana ini ditujukan untuk membeli peralatan terkini dan teknologi deteksi, memperkuat kemampuan identifikasi sinyal, serta meningkatkan koordinasi data antarinstansi guna memantau dan menangani drone yang terbang di atas area dengan kerumunan massa.
Kenapa Drone Jadi Perhatian Khusus?
Drone ilegal bisa menjadi ancaman keselamatan publik — bukan hanya bagi penonton pertandingan, tetapi juga bagi keamanan umum di lokasi acara dengan ribuan pengunjung. Selain itu, setelah beberapa insiden drone tak berizin terjadi di acara olahraga besar di AS, otoritas federal mengeluarkan aturan zona larangan terbang (No Drone Zones) di sekitar stadion-stadion World Cup, dan siap menjatuhkan sanksi berat kepada operator drone yang melanggarnya.
Persiapan ini juga sejalan dengan pendanaan federal yang lebih luas untuk memperkuat sistem pertahanan terhadap UAV (Unmanned Aerial Vehicles), termasuk pendanaan ratusan juta dolar bagi berbagai negara bagian yang menjadi tuan rumah pertandingan Piala Dunia 2026.
Keamanan Acara Skala Besar Jadi Prioritas
Mengingat jutaan orang akan datang menyaksikan pertandingan Piala Dunia di berbagai kota di AS — termasuk daerah-daerah di sekitar MetLife Stadium di New Jersey — peningkatan kemampuan teknologi anti-drone dianggap bagian penting dari strategi keselamatan publik secara keseluruhan.
Dengan langkah ini, New York berharap dapat melindungi pengunjung, atlet, dan warga setempat, serta memastikan bahwa pertandingan besar seperti Piala Dunia FIFA 2026 dapat berlangsung aman tanpa gangguan dari perangkat tak berizin di udara.

